Penelitian ini berupaya untuk mengetahui seberapa baik hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di jenjang Madrasah Ibtidaiyah dapat ditingkatkan dengan mengombinasikan media haji mini dengan model pembelajaran demonstratif. Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi haji yang diakibatkan oleh dominannya metode ceramah yang abstrak dan minimnya praktik visual yang nyata menjadi dasar penelitian ini. Dengan desain one-group pretest-posttest dan metodologi pra-eksperimental, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas V MINU Waru I Sidoarjo. Alat pengumpul data adalah tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah terapi. Untuk menghitung besarnya pengaruh digunakan uji t berpasangan dan rumus Cohen's d. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata meningkat dari 55,14 pada pretest menjadi 83,62 pada posttest. Perbedaan yang bermakna secara statistik ditunjukkan oleh nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (p < 0,05). Selain itu, perlakuan tersebut memiliki pengaruh praktis yang sangat tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai effect size sebesar 2,838. Temuan ini membuktikan bahwa penggabungan antara model demonstrasi dan media miniatur Haji mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, visual, dan bermakna, selaras dengan pendekatan teori konstruktivisme dan multiple intelligences. Dengan demikian, strategi pembelajaran ini direkomendasikan sebagai alternatif yang efektif untuk diterapkan pada materi-materi Fikih yang memiliki karakteristik simbolik dan prosedural.
Copyrights © 2025