Perilaku agresiv verbal penting untuk ditangani karena dapat merusak hubungan sosial, mengganggu perkembangan emosi, meningkatkan risiko bullying, menurunkan prestasi belajar, dan berdampak buruk pada kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk mengurangi perilaku agresif verbal siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest – posttest design. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa kelas Vll yang diidentifikasi yang memiliki perilaku agresif verbal berdasarkan hasil skala perilaku agresif verbal. Data dikumpulkan melalui kuisioner perilaku agresif verbal dan dianallisis menggunakan uji Wilxoson dan N-Gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada perilaku agresif verbal siswa setelah diberikan perlakuan. Penurunan tertinggi terjadi pada indikator menyebarkan gossip jahat dan tidak benar sebesar 25%. Hal ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif dalam memberikan tempat yang aman bagi siswa untuk meningkatkan empati, kesadaran diri, dan keterampilan komunikasi positif melalui pengalaman langsung dan merefleksikan. Layanan ini dapat menjadi pendekatan alternatif dalam intervensi bimbingan kelompok untuk siswa yang cenderung menunjukkan perilaku agresif verbal dan mengalami kesulitan dalam mengelola emosi serta berkomunikasi secara positif dalam interaksi sosial.
Copyrights © 2025