Adaptasi awal mahasiswa baru terhadap kehidupan kampus sering kali memengaruhi gaya hidup, khususnya dalam pola makan dan aktivitas fisik. Perubahan ini berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani, terutama pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani yang dituntut menjadi teladan dalam gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola makan dan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani mahasiswa baru di FKIP UNIKI tahun ajaran 2024/2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 40 mahasiswa baru yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan mencakup kuesioner FFQ, GPAQ (WHO), serta tes bleep dan push-up untuk mengukur kebugaran. Hasil menunjukkan bahwa 62,5% mahasiswa memiliki pola makan tidak seimbang, 27,5% memiliki aktivitas fisik rendah, dan 15% menunjukkan kebugaran jasmani yang tergolong kurang. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara pola makan (r = 0,42; p < 0,05) dan aktivitas fisik (r = 0,59; p < 0,01) terhadap kebugaran jasmani. Regresi berganda menunjukkan kontribusi simultan yang signifikan (R² = 0,48). Penelitian ini menegaskan pentingnya pembinaan gaya hidup sehat sejak awal masa perkuliahan sebagai upaya mempertahankan kebugaran dan mendukung capaian akademik mahasiswa pendidikan jasmani.
Copyrights © 2025