Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Kondisi Kebugaran Mahasiswa Baru Pendidikan Jasmani di Masa Adaptasi Perkuliahan Muhammad Reza; Dedi Saputra; Novida Humaira; Muhammad Muhammad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1622

Abstract

Adaptasi awal mahasiswa baru terhadap kehidupan kampus sering kali memengaruhi gaya hidup, khususnya dalam pola makan dan aktivitas fisik. Perubahan ini berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani, terutama pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani yang dituntut menjadi teladan dalam gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola makan dan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani mahasiswa baru di FKIP UNIKI tahun ajaran 2024/2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 40 mahasiswa baru yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan mencakup kuesioner FFQ, GPAQ (WHO), serta tes bleep dan push-up untuk mengukur kebugaran. Hasil menunjukkan bahwa 62,5% mahasiswa memiliki pola makan tidak seimbang, 27,5% memiliki aktivitas fisik rendah, dan 15% menunjukkan kebugaran jasmani yang tergolong kurang. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara pola makan (r = 0,42; p < 0,05) dan aktivitas fisik (r = 0,59; p < 0,01) terhadap kebugaran jasmani. Regresi berganda menunjukkan kontribusi simultan yang signifikan (R² = 0,48). Penelitian ini menegaskan pentingnya pembinaan gaya hidup sehat sejak awal masa perkuliahan sebagai upaya mempertahankan kebugaran dan mendukung capaian akademik mahasiswa pendidikan jasmani.
Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Perubahan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji pada Mahasiswa Muhammad Reza; Novida Humaira; Muhammad Muhammad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4780

Abstract

Perubahan gaya hidup mahasiswa yang cenderung praktis dan sibuk menyebabkan tingginya konsumsi makanan cepat saji (fast food), yang berisiko terhadap kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi terhadap perubahan perilaku konsumsi makanan cepat saji pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Aceh, dengan sampel sebanyak 60 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner perilaku konsumsi fast food, modul edukasi gizi, serta media intervensi berupa seminar, leaflet, dan video edukatif. Pre-test dilakukan untuk mencatat frekuensi konsumsi fast food, dilanjutkan edukasi gizi selama dua sesi, dan post-test dilakukan dua minggu setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan frekuensi konsumsi fast food, dari rata-rata 3,1 kali per minggu menjadi 1,4 kali per minggu (p = 0,001). Selain itu, mahasiswa melaporkan peningkatan sikap selektif dalam memilih makanan dan memperhatikan nilai gizi. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi gizi efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa dan mempengaruhi perilaku konsumsi makanan cepat saji ke arah yang lebih sehat. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa intervensi edukasi gizi di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi strategi promotif-preventif dalam menjaga kesehatan mahasiswa.
Aktivitas Jasmani dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai Faktor Protektif Stres Siswa Pascabanjir Bandang Muhammad Reza; Novida Humaira; Anida Anida; Melly Sukma Fitri; Sely Faulinda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6894

Abstract

Banjir bandang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis siswa, khususnya berupa stres pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 27 siswa dari satu kelas di SMP Negeri 1 Juli yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani pascabencana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas jasmani dan skala stres siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas jasmani siswa berada pada kategori sedang dengan keterlibatan siswa yang relatif baik, sementara tingkat stres siswa pascabjir bandang didominasi kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas jasmani dan tingkat stres siswa, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, semakin rendah tingkat stres siswa. Berdasarkan temuan tersebut, aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani berperan sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang pada konteks penelitian ini.
Edukasi Gizi Olahraga Berbasis Digital untuk Remaja Aktif di Lingkungan Sekolah Muhammad Reza; Dedi Saputra; Novida Humaira; Irwan Idris; Muhammad
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v239v313

Abstract

Remaja yang aktif secara fisik membutuhkan pemahaman gizi yang baik untuk mendukung performa, pemulihan, dan pertumbuhan tubuh secara optimal. Namun, literasi gizi di kalangan siswa masih rendah dan penyuluhan yang dilakukan umumnya masih bersifat konvensional serta kurang menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi olahraga melalui pendekatan digital berbasis media edukatif. Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, penyusunan media digital (e-booklet, video pendek, dan infografis), webinar interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata skor naik sebesar 26,5 poin. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap media digital yang digunakan. Kesimpulannya, edukasi gizi olahraga berbasis digital terbukti efektif dan relevan dalam meningkatkan literasi gizi remaja yang aktif di lingkungan sekolah.
Sekolah Tangguh Bencana: Pendampingan Literasi Kebencanaan bagi Siswa dan Guru Muhammad Reza; Novida Humaira; Anida Anida; Melly Sukma Fitri; Sely Faulinda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yjqqxj64

Abstract

Sekolah di wilayah rawan bencana menghadapi tantangan serius dalam menjaga keselamatan dan kesiapsiagaan warga sekolah, khususnya dalam menghadapi banjir bandang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebencanaan siswa dan guru melalui program Sekolah Tangguh Bencana: Pendampingan Literasi Kebencanaan bagi Siswa dan Guru yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Juli. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi literasi kebencanaan, pendampingan praktik kesiapsiagaan, simulasi sederhana, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata literasi kebencanaan siswa dan guru pada seluruh aspek yang diukur, termasuk pemahaman karakteristik banjir bandang, risiko bencana, langkah kesiapsiagaan, jalur evakuasi, dan peran warga sekolah dalam situasi darurat. Peningkatan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan menegaskan bahwa pendampingan literasi kebencanaan berbasis sekolah efektif dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kesadaran bencana warga sekolah. Kegiatan ini berkontribusi sebagai langkah awal dalam membangun ketahanan sekolah menuju terwujudnya sekolah tangguh bencana.
Implementasi Model Pendidikan Jasmani Berbasis Health-Promoting School dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Siswa Sekolah Muhammad Reza; Dedi Saputra; Novida Humaira
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.3111

Abstract

This study aimed to examine the implementation of a Health-Promoting School-based Physical Education model in improving healthy lifestyle behaviors among elementary school students. A quantitative approach with a one-group pretest–posttest design was employed. The study was conducted at SD Negeri 18 Bireuen, Indonesia, involving 30 fifth-grade students selected through total sampling. The intervention was implemented over eight weeks by integrating physical activity, health education, and healthy lifestyle practices into physical education lessons. Data were collected using a validated and reliable healthy lifestyle behavior questionnaire. Descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and a paired-samples t-test were used for data analysis at a significance level of 0.05. The results indicated that the mean healthy lifestyle behavior score increased from 65.00 ± 8.00 at pretest to 69.00 ± 7.80 at posttest. The paired-samples t-test revealed a statistically significant difference between pretest and posttest scores (t = 4.85, p < 0.001). Furthermore, the effect size (Cohen's d = 0.50) indicated a moderate effect of the intervention. These findings suggest that implementing a Health-Promoting School-based Physical Education model is effective in improving healthy lifestyle behaviors among elementary school students. Integrating health education into physical education learning may therefore serve as an effective strategy to promote healthy school environments and sustainable healthy behaviors