Memiliki sikap asertif sangat penting bagi setiap orang, tidak terkhusus hanya kepada seseorang yang memiliki kepribadian introvert. Dengan memiliki sikap asertif, seseorang akan mampu untuk mengungkapkan pendapat dan perasaaan nya dalam situasi yang tepat, dapat menghargai dirinya sendiri dan orang lain serta mampu mempertahankan haknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training terhadap sikap asertif siswa introvert di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek pada penelitian berjumlah 8 orang siswa kelas XI yang memiliki kepribadian introvert berdasarkan hasil tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) dan memiliki sikap asertif yang rendah. Data dikumpulkan melalui angket sikap asertif dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji N-Gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat sikap asertif siswa introvert setelah diberikan layanan. Indikator open (terbuka) menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar 34,4%, diikuti oleh menghargai diri sendiri dan orang lain, bersikap jujur dan langsung, terdorong untuk melakukan pekerjaan dengan baik, serta percaya diri Hal ini menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training efektif dalam meningkatkan sikap asertif siswa yang memiliki kepribadian introvert di sekolah.
Copyrights © 2025