Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi biru, terutama di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan pengembangan ekonomi biru di wilayah pesisir Sabang, Provinsi Aceh dan Jayapura, Provinsi Papua sebagai upaya mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel akademik, data statistik, serta laporan lembaga pemerintah dari tahun 2021–2024. Hasil studi menunjukkan bahwa ekonomi biru berkontribusi terhadap sektor perikanan, akuakultur, pariwisata bahari, energi laut terbarukan, dan bioteknologi kelautan. Studi kasus di berbagai wilayah pesisir seperti Jayapura dan Sabang yang menunjukkan bahwa implementasi ekonomi biru dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika disertai dengan penguatan kelembagaan lokal, digitalisasi sistem kelautan, serta pendekatan berbasis keadilan dan hak-hak masyarakat adat. Namun demikian, implementasi ekonomi biru masih menghadapi tantangan berupa eksploitasi sumber daya, lemahnya kebijakan lintas sektor, keterbatasan teknologi, dan akses yang belum merata bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memastikan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas ekonomi biru dapat terwujud dalam pembangunan pesisir Indonesia.
Copyrights © 2025