Fenomena meningkatnya jumlah mahasiswa di Indonesia, yang sebagian besar (sekitar 73%) memilih Perguruan Tinggi Swasta (PTS), menciptakan tantangan baru dalam tata kelola pendidikan tinggi. Di tengah tuntutan transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas, penerapan prinsip Good University Governance (GUG) menjadi sangat relevan sebagai kerangka tata kelola modern. Namun, implementasi GUG di PTS masih menunjukkan variasi signifikan, baik dalam aspek keuangan, akademik, maupun sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam berbagai studi yang membahas evaluasi implementasi GUG di PTS melalui pendekatan narrative review. Dengan menelaah jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, penelitian ini mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan, serta kesenjangan riset yang masih ada. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun prinsip transparansi dan akuntabilitas sering menjadi fokus utama, aspek independensi dan keadilan masih kurang diperhatikan dalam praktik institusional. Selain itu, keterlibatan manajemen puncak dan budaya organisasi juga memengaruhi keberhasilan implementasi GUG. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menyusun kerangka evaluasi integratif yang dapat digunakan sebagai acuan dalam memperkuat tata kelola PTS di Indonesia. Secara praktis, hasil ini dapat membantu pengambil kebijakan dan pimpinan kampus dalam merancang strategi peningkatan tata kelola berbasis prinsip GUG secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025