Penelitian ini menganalisis korelasi antara intensitas bermain game daring dan prestasi akademik pada siswa SMPK Tunas Bangsa di Kota Kupang, Indonesia. Dalam bingkai kajian ilmu komunikasi, penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications serta Media Dependency untuk memahami keterlibatan remaja dalam game daring sebagai bentuk interaksi bermediasi. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan menggunakan kuesioner terstandarisasi yang dibagikan kepada 58 dari total 105 siswa. Wawancara tambahan dilakukan untuk memperkuat pemahaman kontekstual mengenai kebiasaan bermain game. Data dianalisis menggunakan metode korelasi Kendall’s tau. Hasil menunjukkan adanya korelasi negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik (r = –0.010) antara intensitas bermain game dan prestasi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun game daring merupakan bentuk konsumsi media yang umum di kalangan siswa, intensitas bermain game tidak serta merta menjadi faktor penentu dalam capaian akademik mereka. Penelitian ini merekomendasikan dilakukannya studi lanjutan di berbagai konteks pendidikan untuk mengeksplorasi lebih jauh keterkaitan antara penggunaan media digital, perilaku belajar, dan prestasi akademik di kalangan remaja.
Copyrights © 2025