Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana kesiapan wirausaha generasi Z dalam menghadapi perubahan bisnis digital di Kota Gorontalo. Generasi Z diidentifikasi sebagai digital native yang memiliki kemampuan besar dalam memanfaatkan teknologi untuk memulai dan mengembangkan bisnis. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini melibatkan tujuh narasumber dari Gen Z yang aktif dalam menjalankan bisnis digital seperti kuliner online, fashion, desain grafis, dan konten digital. Metode pengumpulan informasi dilakukan dengan cara wawancara mendalam, pengamatan, dan pengarsipan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Gen Z sangat termotivasi untuk berbisnis, dipicu oleh keinginan untuk mandiri secara finansial dan mendapatkan fleksibilitas dalam bekerja. Mereka memperlihatkan kemampuan teknologi dalam pemanfaatan media sosial dan transaksi online, namun tetap menghadapi kendala di bidang manajerial, pemasaran berbasis data, serta konsistensi dalam pengelolaan usaha jangka panjang. Ada tiga dimensi utama yang diidentifikasi dalam kesiapan: kesiapan teknologi, kesiapan individu, dan kesiapan lingkungan. Dukungan dari komunitas sosial, lembaga pendidikan, dan pemerintah dianggap krusial untuk meningkatkan daya saing serta keberlangsungan usaha digital bagi generasi muda. Penelitian ini menekankan perlunya pelatihan, bimbingan, dan kolaborasi antar sektor guna meningkatkan kapasitas kewirausahaan Gen Z di era digital.
Copyrights © 2025