Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi produk Bandrek Instan berbahan dasar jahe emprit berdasarkan tingkat kesukaan konsumen. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga formulasi berbeda F1 perbandingan jahe emprit dan gula pasir (1:1) dengan komposisi keseluruhan 30g jahe emprit, 30g gula pasir, 40g gula aren, dan 1 helai daun pandan, F2 perbandingan jahe emprit dan gula pasir (2:1) dengan komposisi keseluruhan 40g jahe emprit, 20g gula pasir, 40g gula aren, dan 1 helai daun pandan, serta F3 perbandingan jahe emprit dan gula pasir (3:1) dengan komposisi keseluruhan 45g jahe emprit, 15g gula pasir, 40g gula aren, dan 1 helai daun pandan yang diuji melalui uji organoleptik berdasarkan atribut warna, aroma, rasa, dan aftertaste menggunakan skala hedonik. Penelitian dilakukan pada 100 responden berusia 17-76 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan teknik accidental sampling. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa formulasi F2 (2:1) merupakan formulasi paling disukai dengan persentase rata-rata 77%, selanjutnya disusul formulasi F1 (1:1) memperoleh persentase rata-rata 74%, dan formulasi F3 (3:1) memperoleh hasil persentase rata-rata paling rendah yaitu 65%. Dengan demikian, formulasi F2 dapat dijadikan dasar produksi Bandrek Instan yang sesuai selera konsumen
Copyrights © 2025