Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode simulasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada materi transaksi jual beli di kelas V sekolah dasar di Kecamatan Telaga Biru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang dilakukan di tiga sekolah dasar: SDN 1 Telaga Biru, SDN 13 Telaga, dan SDN 14 Telaga Biru. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode simulasi secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep ekonomi dasar seperti penawaran, permintaan, dan keuntungan. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi saat berperan sebagai pembeli dan penjual dalam simulasi pasar mini, yang mencerminkan konteks kehidupan nyata. Guru juga merespons positif metode ini, meskipun sebagian masih memerlukan pelatihan dan pendampingan lebih lanjut. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kreativitas guru, dukungan dari kepala sekolah, dan sikap aktif siswa. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana, waktu, dan pengetahuan awal guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode simulasi tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial siswa seperti komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab. Dengan demikian, simulasi layak dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Copyrights © 2025