Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Desa Tongke-Tongke dalam perumusan kebijakan terhadap perubahan iklim. Perubahan iklim telah menimbulkan dampak signifikan, terutama di wilayah pesisir seperti Desa Tongke-Tongke yang sangat rentan terhadap banjir rob dan genangan air. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Tongke-Tongke menjalankan tiga peran utama dalam menghadapi perubahan iklim: sebagai pelaksana kebijakan, pelaksana program, dan pembina. Dalam perannya sebagai pelaksana kebijakan, pemerintah desa aktif mensosialisasikan kebijakan melalui pertemuan dengan masyarakat, pemerintah desa juga memanfaatkan momen ibadah Jumat di masjid untuk menyampaikan pesan-pesan penting. Sebagai pelaksana program, pemerintah desa menginisiasi penanaman mangrove, pembangunan tanggul pesisir, serta pembukaan dan pengawasan saluran air. Sedangkan sebagai pembina, pemerintah desa rutin memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga lingkungan. Kesimpulannya, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan desa pesisir yang tangguh dan berkelanjutan menghadapi perubahan iklim.
Copyrights © 2025