Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh gadget terhadap pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Bagi anak yang menggunakan gadget secara berlebihan akan berdampak negatif pada dirinya. Hasil observasi menunjukkan masih adanya peserta didik membawa gadget ke sekolah sehingga hubungan sosial atau komunikasi kurang aktif menyebabkan para peserta didik menjadi pribadi yang abai dan suka menyendiri. Selain itu, banyak diantara mereka telah meniru seorang remaja, seperti gaya hidup. Mereka masih terlalu gampang terbawa arus atau mengikuti tren, rasa empati yang ada pada dirinya masih rendah nampak pada dia cenderung kurang peduli dengan lingkungan sekitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini menunjukkan bahwa gadget yang dimiliki peserta didik jarang digunakan dalam pembelajaran seperti memanfaatkan mengerjakan tugas atau mencari informasi sekaitan dengan pembelajaran di sekolah. Peserta didik lebih senang menggunakan gadget dengan bermain game online sampai berjam-jam. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol berdampak pada pembentukan karakter perilaku peserta didik, seperti anak-anak sering kali tidak sadar mengucapkan kata-kata tidak pantas (kotor). Perubahan perilaku peserta didik nampak terlihat saat berada dalam lingkungan keluarga, anak sudah mulai berani melawan perintah orang tua. Mereka sudah malas untuk membantu pekerjaan rumah dan tidak mendengarkan nasihat
Copyrights © 2025