Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengembangan kurikulum terpadu dalam meningkatkan mutu tahfidz santri di SMPQT-SMAQT Yanbu’ul Qur’an 7 Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya tren penguatan identitas keislaman melalui integrasi kurikulum umum dengan program tahfidzul Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan validitas data diperkuat melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum terpadu di sekolah ini dirancang untuk mengharmonisasikan pencapaian akademik dan penguatan hafalan Al-Qur’an, dengan dukungan program halaqah intensif, evaluasi tasmi’ berkala, penguatan karakter Islami, serta pelibatan aktif guru, orang tua, dan lingkungan pendidikan yang kondusif. Program tahfidz didukung dengan pengelolaan sumber daya manusia bersanad, sarana prasarana yang representatif, serta sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan kurikulum terpadu di sekolah tahfidz ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah, kualitas guru, sistem evaluasi holistik, serta kolaborasi dengan orang tua, sehingga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul secara akademik maupun spiritual.
Copyrights © 2025