Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan dampak yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, khususnya pola interaksi sosial dan proses pembelajaran di kalangan Generasi Z. Generasi ini, yang sejak lahir telah terbiasa menggunakan perangkat digital, memiliki kemudahan dalam mengakses informasi dan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemudahan akses ini tidak selalu diiringi dengan kemampuan untuk memfilter, mengkritisi, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Rendahnya tingkat literasi digital pada Generasi Z menimbulkan berbagai persoalan, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), perundungan siber (cyberbullying), pelanggaran privasi, hingga perilaku komunikasi daring yang kurang beretika. Oleh karena itu, upaya peningkatan literasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar Generasi Z dapat memanfaatkan teknologi dengan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan literasi digital yang dihadapi Generasi Z sekaligus mengkaji peran inovasi TIK sebagai salah satu solusi efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan telaah literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan literasi digital dapat diatasi melalui beberapa strategi, di antaranya pengembangan platform pembelajaran digital interaktif, penerapan metode pengajaran berbasis teknologi di sekolah, penyusunan kurikulum literasi digital yang terintegrasi, serta penguatan kolaborasi antara keluarga, pendidik, pemerintah, dan pihak swasta. Inovasi TIK diharapkan dapat membuka peluang pembelajaran yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan Generasi Z sehingga mereka mampu menjadi pengguna teknologi yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab
Copyrights © 2025