Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Olilan, Kecamatan Walea Kepulauan, Kabupaten Tojo Una-Una Pendekatan dan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu: kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterlibatan dalam perencanaan pembangunan, minimnya sosialisasi dari pemerintah desa, serta rendahnya pemahaman warga terhadap substansi dan mekanisme Musrenbangdes. Selain itu, faktor sosial dan budaya lokal, serta dominasi elit dalam forum musyawarah turut memperkuat ketimpangan partisipasi. Kesimpulannya Temuan ini mengindikasikan bahwa proses Musrenbangdes belum berjalan secara partisipatif dan inklusif, sehingga diperlukan strategi perbaikan melalui peningkatan literasi masyarakat, perbaikan pola komunikasi, serta pelibatan aktif seluruh lapisan warga desa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis partisipasi dan demokrasi lokal.
Copyrights © 2025