Latar Belakang: Heart rate yang meningkat pada pasien pra operasi dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik dan emosional pasien. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan heart rate adalah terapi dzikir. Dzikir dipercaya mampu memberikan ketenangan secara spiritual sehingga berdampak pada kestabilan fisiologis pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoterapi dzikir terhadap penurunan heart rate pasien pra operasi di Rumah Sakit Islam Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Jumlah sampel sebanyak 60 pasien pra operasi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa terapi dzikir diberikan selama dua hari kepada pasien rawat inap. Pengukuran heart rate dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan pulse oximeter. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test. Hasil: Rata-rata heart rate pasien sebelum terapi dzikir adalah 91,83 denyut per menit dan setelah terapi menurun menjadi 81,82 denyut per menit. Hasil uji Paired T-Test menunjukkan nilai p-value < 0,000 yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara terapi dzikir dengan penurunan heart rate pasien pra operasi. Simpulan: Psikoterapi dzikir terbukti secara signifikan mampu menurunkan heart rate pasien pra operasi di Rumah Sakit Islam Kudus.
Copyrights © 2025