Bunga telang (Clitoria ternatea L.) dikenal memiliki kandungan flavonoid dan antioksidan tinggi, yang bermanfaat dalam menjaga kelembaban serta kesehatan kulit, termasuk bibir. Namun, pemanfaatannya dalam sediaan kosmetik seperti lip balm masih terbatas. Di sisi lain, minyak biji anggur (Vitis vinifera L.) mengandung asam lemak tak jenuh seperti asam linoleat dan vitamin E yang bersifat antioksidan serta antibakteri, menjadikannya bahan potensial dalam formulasi lip balm alami. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kombinasi ekstrak bunga telang dan minyak biji anggur dalam sediaan lip balm, serta mengevaluasi stabilitas fisik dan sifat organoleptik dengan variasi konsentrasi bunga telang sebesar 5%, 10%, dan 15%. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan fokus pada pengamatan karakteristik fisik seperti warna, aroma, pH, dan iritasi pada kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula lip balm tidak menimbulkan iritasi pada kulit, sehingga dinyatakan aman untuk digunakan. Selain itu, ditemukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak bunga telang, nilai pH lip balmcenderung menurun. Namun, seluruh formula masih berada dalam kisaran pH yang aman untuk bibir. Secara umum, formulasi lip balm berbahan dasar ekstrak bunga telang dan minyak biji anggur memiliki potensi sebagai produk kosmetik berbahan alami yang aman dan inovatif, serta dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif lip balm komersial yang aman untuk kulit.
Copyrights © 2025