Pendahuluan: Fraktur femur pasca operasi sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan aktivitas pasien. Mobilisasi dini merupakan intervensi nonfarmakologis yang bertujuan meningkatkan kemandirian dan mempercepat pemulihan pasca operasi. Tujuan: Menjelaskan implementasi mobilisasi dini terhadap peningkatan kemampuan aktivitas pasien post operasi fraktur femur di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif studi kasus terhadap dua pasien laki-laki yang menjalani perawatan pasca operasi fraktur femur. Intervensi mobilisasi dini dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10–15 menit per sesi, berfokus pada pengaturan posisi semi fowler dan peningkatan pergerakan mandiri. Hasil: Setelah tiga hari intervensi, kedua pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mobilitas, penurunan rasa cemas dan nyeri, serta peningkatan kualitas tidur. Klien mampu berpindah posisi secara mandiri tanpa bantuan, dengan skala nyeri menurun dari 6 menjadi 1. Kesimpulan: Mobilisasi dini efektif dalam meningkatkan kemandirian, menurunkan kecemasan dan nyeri, serta memenuhi kebutuhan aktivitas pasien pasca operasi fraktur femur. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan post operasi.
Copyrights © 2025