Pendahuluan: Keluarga adalah sekelompok orang yang hidup bersama dan saling bergantung. WHO memperkirakan jumlah penderita hipertensi sekitar 1,28 miliar didunia. Tanda dan gejala hipertensi terdapat sakit kepala, jantung berdebar, dan pengelihatan buram. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada anggota keluarga yang terkena hipertensi yaitu dengan pemberian air rebusan daun seledri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak dua orang penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Martimbang Pematangsiantar. Data dikumpulkan melalui format pengkajian keluarga, SOP pemberian air rebusan daun seledri, lembar observasi tekanan darah dan observasi defisit pengetahuan. penelitian dilakukan pada klien I tanggal 1sampai 3 Mei 2025, klien II tanggal 6 sampai 8 Mei 2025. Hasil: hasil implementasi, keluarga kurang memahami pentingnya menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Setelah diberikan edukasi dan terapi air rebusan daun seledri selama tiga hari, tekanan darah menunjukkan penurunan. Klien I dari 150/90 menjadi 130/90 mmHg, dan Klien II dari 140/90 menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Pemberian air rebusan daun seledri efektif sebagai non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: keluarga disarankan untk mengkonsumsi air rebusan daun seledri pada anggota keluarga penderita hipertensi
Copyrights © 2025