Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar dalam transformasi pengelolaan rekod digital melalui sistem Electronic Records Management System (ERMS). Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bentuk integrasi AI dalam ERMS, peluang yang ditawarkan, serta risiko dan tantangan yang menyertainya. Dengan menggunakan metode kajian literatur terarah terhadap sumber ilmiah, penelitian ini menemukan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat analitik pengambilan keputusan, serta memperbaiki tata kelola informasi secara umum. Namun, integrasi AI juga menimbulkan tantangan serius, seperti bias algoritmik, kurangnya regulasi, serta risiko etika dan keamanan informasi. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pembentukan kerangka regulasi yang kuat, penguatan kapasitas kelembagaan, serta kolaborasi multidisipliner dalam mendukung penerapan AI yang bertanggung jawab dalam pengelolaan rekod digital. Studi ini diharapkan dapat memberikan landasan konseptual dan praktis bagi pengembangan kebijakan serta penelitian lanjutan di bidang manajemen rekod digital berbasis teknologi cerdas.
Copyrights © 2025