Dismenore merupakan keluhan ginekologi yang paling umum dan banyak dialami oleh wanitaterutama pada usia remaja. Reaksi fisik muncul dalam bentuk gejala-gejala yang yang tidak dikehendaki dan tidak menyenangkan. Siswi yang mengalami dismenore primer pada SMAN 2 Tanah Putih ditemukan sebanyak 70 orang dari 232 orang siswi. Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh aromaterapi kayu manis (Cinnamomum Burmanni) secara inhalasi terhadap derajat dismenore primer pada siswi SMAN 2 Tanah Putih. Desain penelitian yang dilakukan pada 15 Juli 2024 – 25 Juli 2024 adalah quasy experiment dengan rancangan non equivalent control group yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing kelompok yang terdiri dari 35 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling yang terdiri dari 70 orang responden yang mengalami dismenore. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik independent t-test, menunjukkan skala dismenore dengan rata-rata penurunan skala nyeri adalah 2,17 dan p=0,000. Aromaterapi kayu manis (Cinnamomum Burmanni) secara inhalasi dapat dijadikan suatu alternatif untuk mengurangi dismenore.
Copyrights © 2025