Perpustakaan sekolah berperan penting sebagai pusat literasi dan pengembangan kompetensi siswa. Di SMA Negeri 1 Pamekasan, SLiMS telah digunakan sebagai sistem manajemen perpustakaan, namun masih memiliki keterbatasan dalam pelaporan, visualisasi data, dan proses registrasi anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan fitur tambahan dalam SLiMS, seperti pencetakan kartu pelajar, pelaporan pinjaman tahunan dan denda, grafik statistik peminjaman, rekap bebas tanggungan, serta pencetakan label buku. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Waterfall untuk menghasilkan sistem yang lebih efisien, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan perpustakaan sekolah. Seluruh fitur dikembangkan agar dapat berjalan dalam jaringan lokal sekolah dan langsung terhubung dengan basis data SLiMS. Dengan demikian, proses administrasi perpustakaan menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan. Hasil yang diharapkan adalah sistem SLiMS yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mendukung transformasi layanan perpustakaan menuju era digital. Selain memberikan solusi teknis, penelitian ini juga diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam penguatan literasi digital dan pengelolaan informasi di lingkungan pendidikan menengah.
Copyrights © 2025