Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial abad ke-21, khususnya dalam pembelajaran Informatika pada materi membaca lateral yang menuntut evaluasi informasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi digital dan kegunaan teknologi (technology usefulness) dengan keterampilan berpikir kritis peserta didik fase E di SMAN 16 Padang. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sampel terdiri dari 80 peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa angket dan tes esai digunakan untuk mengukur variabel penelitian. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara literasi digital (r = 0,734; p < 0,01) dan kegunaan teknologi (r = 0,749; p < 0,01) terhadap keterampilan berpikir kritis. Secara simultan, keduanya berkontribusi sebesar 88,1% terhadap keterampilan berpikir kritis (R² = 0,881). Temuan ini menegaskan pentingnya literasi digital dan persepsi positif terhadap teknologi dalam mendukung pengembangan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2025