Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan AI oleh mahasiswa dan sejauh mana mereka menggunakannya secara etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, serta melibatkan mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya Angkatan 2024 sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa yang diteliti secara aktif menggunakan AI sebagai alat bantu untuk menyelesaikan tugas sejarah. Jika dilihat dari tingkat kognitif Taksonomi Lorin W. Anderson, sebagian besar mahasiswa memiliki kemampuan kognitif hanya sampai pada level C3. Hal ini dapat dilihat dari prompt yang mereka ketikkan dimana mereka belum bisa membuat prompt yang bertingkat, mereka hanya menambahkan sedikit informasi saja. Analisis dengan Taksonomi SOLO mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada tingkat multistruktural. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan AI sebagai alat bantu dalam mengerjakan tugas-tugas sejarah Mahasiswa perlu didampingi untuk menjadikan AI bukan sekadar alat bantu teknis, melainkan bagian dari proses pembelajaran metakognitif yang kritis dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2025