Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi awal anak usia 4–5 tahun di TK Hayatul Kamila melalui penerapan strategi deep learning. Literasi awal mencakup kemampuan membaca, menulis, berbahasa lisan, serta pemahaman informasi yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar kegiatan literasi di TK Hayatul Kamila masih bersifat klasikal, dengan keterlibatan individual yang minim, penggunaan media konvensional, serta rendahnya stimulasi berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi deep learning yang diterapkan menekankan meaningful, mindful, dan joyful learning melalui kegiatan interaktif, berbasis proyek, dan pemanfaatan media kreatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada indikator kemampuan literasi awal, meliputi pengenalan huruf, kesadaran fonologis, kemampuan menulis sederhana, serta minat baca anak. Penerapan strategi deep learning tidak hanya meningkatkan aspek teknis membaca dan menulis, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, serta sikap positif anak terhadap kegiatan literasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi prinsip deep learning dalam pembelajaran PAUD sebagai upaya membentuk fondasi literasi yang kuat, menyenangkan, dan bermakna sejak dini.
Copyrights © 2025