Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peningkatan Kreativitas Anak dengan Pemanfaatan Barang Bekas dalam Pembelajaran Online Nurhikmah Nurhikmah; Lia Kurniawaty
Jurnal Syntax Transformation Vol 2 No 10 (2021): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v2i10.434

Abstract

The Dili Court is the venue for processing international criminal cases regarding the humanitarian conflict in the tragedy of Timor Leste or East Timor in 1999, which was initiated by the issue of the Indonesian state border with the territory of East Timor which became the main trigger of political aggregates and military aggression which involved many of the indigenous people of East Timor. who are victims. In this study, the author will discuss the analysis of international criminal law related to the humanitarian conflict in East Timor by the Dili court. In his research, the author discusses the history of the establishment of the Dili Court, legal analysis related to the international criminal settlement scheme by the Dili court, as well as the difficulties and obstacles faced by the Dili court to process serious crimes in 1999. Based on the research, the author concludes that law enforcement in serious crimes In Dili, it is considered very difficult to enforce because of the inequality of exclusive authority from both parties, on the one hand, the existence of East Timor which is still politically and economically dependent on the Indonesian state, resulting in this criminal lawsuit to a dead end. On the other hand, the granting of authority is misused for personal interests, which in a militant scheme, the Indonesian military may have been used as an instrument by certain elite figures which resulted in violent upheaval and massacres could occur
PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI (5-6 TAHUN) Novie Anandya Wulansari; Lia Kurniawaty
Panca Sakti Bekasi : Jurnal Pendidikan dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2022): Panca Sakti Bekasi : JURNAL PENDIDIKAN dan BISNIS (Mei 2022)
Publisher : Universitas Panca Sakti Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.068 KB)

Abstract

Pendidikan anak usia adalah upaya pembinaan dari anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun melalui pemberian rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan agar anak siap memasuki pendidikan lebih lanjut.Dalam pendidikan anak usia dini terdapat enam aspek perkembangan pada anak meliputi perkembangan fisik dan motorik, perkembangan nilai agama dan moral, perkembangan bahasa, perkembangan kognitif, perkembangan sosial emosional, dan perkembangan seni. Perkembangan sosial emosional anak adalah pencapaian anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan serta memahami perasaan diri sendiri ketika berinteraksi dengan orang lain maupun teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh game online terhadap perkembangan sosial emosional pada anak usia 5 – 6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey melalui kuesioner dalam bentuk google form yang dikirimkan kepada orang tua yang memiliki anak usia 5 – 6 tahun tahun yang bersekolah di Taman Kanak-kanak Setia Kelurahan Jakasetia. Populasi penelitian ini berjumlah 50 orang. Jumlah sample penelitian merujuk pada tabel Isaac&Michael dengan signifikasi 5% sebanyak 44 orang tua. Akan tetapi karena kondisi libur menjelang hari raya idul fitri kuesioner didapat sebanyak 27 kuesioner sehingga peneliti mengambil sebanyak 27 data yang masuk dianalisis seluruhnya.Teknik sampling penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sampling random sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen game online dan instrument sosial emosional, kedua instrumen telah diuji validitas dan reliabelitasnya.
Pemberian Asupan Makanan Bergizi Terhadap Pertumbuhan Anak Usia 4-5 tahun di TKIT AL-BARKAH, Bekasi Timur Provision of Nutritious Food Intake on the Growth of Children aged 4-5 years at TKIT AL-BARKAH, East Bekasi Endang Kusuma Dewi; Lia Kurniawaty
Panca Sakti Bekasi : Jurnal Pendidikan dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2022): Panca Sakti Bekasi : JURNAL PENDIDIKAN dan BISNIS (Mei 2022)
Publisher : Universitas Panca Sakti Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.001 KB)

Abstract

Anak Usia Dini adalah sosok individu yang unik, dengan pertumbuhan dan perkembangan tiap anak berbeda satu dengan lainnya. Suatu proses perkembangan yang sangat pesat secara fisik dan psikis. Masa usia dini dimulai sejak anak lahir sampai dengan usia 6 (enam) tahun. Periode ini sering disebut sebagai periode keemasan (the golden age) dimana pada masa ini otak anak sebagai faktor utama pembentukan kecerdasan anak. Pendidikan Anak Usia Dini dilaksanakan dengan meletakkan dasar bagi perkembangan semua aspek tumbuh kembang anak, baik kognitif, afektif, psikomotor. Pertumbuhan anak dapat dilihat dari perubahan alamiah secara kuantitatif pada segi jasmaniah atau fisik. Gizi merupakan faktor yang sangat penting untuk menentukan tingkat kesehatan dan keserasian antara perkembangan fisik dan perkembangan mental. Tingkat keadaan gizi normal tercapai bila kebutuhan zat gizi optimal terpenuhi. Pada usia ini anak mulai mengalami perkembangan yang cukup pesat karena anak menunjukkan kemampuan aktivitas lebih banyak bergerak, mengembangkan rasa ingin tahu dan eksplorasi terhadap benda yang ada di sekelilingnya. Pemberian makanan yang bergizi dalam jumlah yang tepat dan seimbang pada anak dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang anak dimasa lima tahun pertama
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di Tk Tahfidz Yarqi, Mustika Jaya, Kota Bekasi Sri Retno Handayani; Lia Kurniawaty
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 1 No 3: Oktober (2022)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.533 KB)

Abstract

Keberhasilan hidup seseorang 80% dipengaruhi oleh kecerdasan emosi (EQ) sedangkan 20% dipengaruhi oleh faktor dari kecerdasan kognitif atau daya pikir (IQ), begitu pentingnya memiliki kecerdasan emosi menjadikan alasan penulis untuk melakukan penelitian tentang meningkatkan kecerdasan emosi anak usia dini yang dilakukan melalui metode bercerita. Hal ini diperkuat dengan beberapa penelitian yang  menunjukkan hasil bahwa dengan metode bercerita mampu meningkatkan kecerdasan emosi anak usia dini. Melalui metode bercerita, anak usia dini akan mendapatkan pengalaman cerita baru yang mengandung pesan nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat. Adapun tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah bertujuan untuk mengkaji tentang pengaruh metode bercerita terhadap kecerdasan emosi anak usia dini usia 5-6 tahun di TK Tahfidz Yarqi, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Metode penelitian ini  menggunakan metode kuantitatif expost facto, adapun populasi seluruh siswa yang ada di TK Tahfidz Yarqi, Mustika Jaya, Kota Bekasi, jumlah sampel 15 anak dari seluruh populasi dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengambilan data dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik uji validitas, uji reabilitas dan uji normalitas berdasarkan instrument yang sudah ditetapkan. Hasil dari analisis penelitian bahwa terdapat pengaruh positif antara metode bercerita dengan kecerdasan emosi anak usia dini. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita memberikan pengaruh sebesar 80% terhadap kecerdasan emosi, sedangkan sisanya 20% didapatkan dari faktor lain yang tidak diteliti.
Program Pemberian Makanan Sehat bagi Anak Usia Dini di PAUD Nur Hidayah Jakarta Barat Robiah Robiah; Lia Kurniawaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4959

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini selain memberikan layanan pendidikan juga memberikan program pemberian makanan sehat yang dilaksanakan melalui pemberian makanan sehat yang seimbang untuk membantu pertumbuhan dan menunjang perkembangan jasmani dan rohani, selain itu untuk mencukupi kebutuhan gizi dalam pemberian makanan sehat yang merupakan salah satu cara untuk menghindari jajanan yang belum tentu terjaga kebersihan dan kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis program pemberian makanan sehat bagi anak usia dini di PAUD Nur Hidayah Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data didapat dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru dan Kepala Sekolah PAUD Nur Hidayah yang terletak di Jalan Kembangan Raya Jakarta Barat. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Program Pemberian Makanan Sehat Bagi Anak Usia Dini sudah baik salah satunya kesehatan anak lebih meningkat, sesuai dengan prosedur dan buku panduan yang telah disediakan oleh pemerintah dan dinas kesehatan, meskipun dalam pelaksanaannya ada beberapa hambatan yang harus diperbaiki yaitu kerja sama dalam pelaksanaan program pemberian makanan sehat serta dukungan orang tua dalam memenuhi makanan sehat agar anak menjadi sehat dan mau mengkonsumsi makanan sehat karena baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pengembangan Model Permainan Berbasis Barang Bekas untuk Membangun Kompetensi Abad 21 pada Anak Usia Dini Chandra Apriyansyah; Lia kurniawaty
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3446

Abstract

Studi penelitian ini dilatarbelakangi karena pada abad 21 di Indonesia sedang mengalami gawat darurat  pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model permainan yang relevan untuk anak usia dini berbasis barang bekas di sekitar lingkungan anak. Penelitian ini adalah rangkaian Riset dan Pengembangan (Research Development) melalui Model ADDIE: analyze (A), design (D), develop (D), implementation (I), evaluate (E). Objek penelitian ini dilaksanakan pada 5 lembaga satuan pendidikan PAUD yaitu 75 peserta didik. Teknik mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari hasil uji efektifitas pada tabel gain berkategori sedang dan data telah diuji efektifitasnya berdistribusi tergolong normal dan uji t pretest dan posttest terjadi perubahan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini model permainan yang dikembangkan dapat meningkatkan kompetensi abad 21 pembelajaran PAUD.
Literasi Gizi : Survei Pelibatan Anak Usia Dini dalam Penyajian Makanan di Jakarta Timur Lia Kurniawaty
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3401

Abstract

Anak usia dini mengkonsumsi 1-2 jenis makanan dalam setiap porsi makan, 96 persen memilih makanan siap saji, 81.48 persen menyukai permen, coklat, gula-gula. Data tersebut menunjukkan rendahnya literasi gizi pada anak usia dini. Penelitian dilakukan untuk mengetahui berapa banyak anak usia dini yang terlibat dalam kegiatan penyajian makanan sebagai pengenalan literasi gizi. Metode survei digunakan dengan menyebar kuesioner pada 10 grup whatsapp para ibu yang memiliki anak usia 4-8 tahun di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Hasil penelitian Indikator membaca resep makanan sebesar 53,40 persen, indikator menulis resep makanan sebesar 83,10 persen, indikator menghitung jumlah bahan makanan sebesar 13,60 persen, berdiskusi tentang zat gizi dalam makanan sebesar 86,4 persen, indikator berdiskusi tentang resep kesukaan keluarga sebesar 74,6 persen, indikator membuat daftar belanja bahan makanan sebesar 53,4 perseb, indikator berbelanja bahan makanan sebesar 78,0 persen, indikator  turut memasak sebesar 42,0 persen, indikator menyajikan makanan sebesar 57,6 persen. Anak usia dini dapat melakukan kegiatan penyajian makanan dengan bantuan Ibu sebagai bentuk pengenalan literasi gizi.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Kegiatan Menganyam di Kelompok B (5-6 Tahun) di KB as-Safiiah Garut Nur Dewi Apipah; Lia kurniawaty; Delina Kasih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i5.1332

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan aktivitas menganyam dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan, meningkatkan kemampuan gerak jari dan otot tangan siswa, serta koordinasi visual untuk meningkatkan keterampilan motorik halus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang termasuk dalam metode Kemmis dan Mac Taggart dan terdiri dari 4 tahap yaitu observasi, pelaksanaan, tindakan dan refleksi, juga dilaksanakan dalam 2 siklus kegiatan. Selama proses penelitian, peneliti menggunakan instrumen dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, catatan anekdot, dan dokumen guru. Subyek penelitian diambil dari salah satu kelas Kober AS-SAFIIAH yang berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menggunakan kriteria BB, MB, BSH dan BSB sebagai tolak ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan keterampilan motorik halus pada kegiatan menganyam sangat berpengaruh: nilai penelitian pada pra siklus sebesar 35%, Siklus I - 51,6% dan Siklus II - 80%. Dilihat dari data tersebut, terjadi peningkatan tahapan siklusnya.
Upaya Peningkatan Keterampilan Sosial Anak dengan Bermain Peran di Kelompok Usia 4-5 Tahun di Kober Daarul Muttaqin Kabupaten Garut Enong Nurhayati; Lia kurniawaty; Delina Kasih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1551

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode role-playing. dalam pelaksanaan kegiatan dalam proses pembelajaran, untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa agar dapat melakukan interaksi, komunikasi dan bekerjasama dengan orang lain. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (CSR) yang mengikuti metode Kemmis dan McTaggart melalui kolaborasi guru-siswa. Operasi ini melakukan 4 fase yaitu. observasi, pelaksanaan, tindakan dan refleksi dalam dua periode. Dalam proses penelitian, peneliti menggunakan instrumen melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, anekdot Rekord dan Dokumen dari guru. Subjek penelitian di ambil dari satu kelas di Kober Daarul Muttaqin dengan jumlah anak 17 siswa, tolak ukur dalam penelitian menggunakan nilai kriteria BB, MB, BSH dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan dalam upaya peningkatan keterampilan sosial dengan menggunakan metode bermain peran sangat berpengaruh baik dengan adanya nilai rata rata pada data awal pra siklus 36,1%, siklus I 59,6% dan siklus II 80,2 %. Dari data tersebut adanya peningkatan dalam tahapan siklusnya
Peningkatan Kemampuan Sosial Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Permainan Tradisional Petak Umpet di Kober Ar-Raudloh Imas Siti Aisah; Lia kurniawaty; Delina Kasih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1552

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk peningkatan perilaku tanggung jawab sosial pada anak melalui permainan. Yang menarik adalah permainan petak umpet. Melalui permainan ini interaksi sosial anak berupa perubahan tingkah laku anak dapat tersalurkan, empati, etika dan sikap positif dapat tumbuh melalui permainan petak umpet. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model siklus Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Rencana tindakan ini mencakup langkah-langkah pra siklus, siklus 1 dan siklus II. Alat yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, 12 anak direkrut sebagai subjek penelitian dan dinilai berdasarkan kriteria BB, MB, BSH dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai aktivitas prasiklus sebesar 39%, kemudian meningkat pada siklus I dengan nilai sebesar 64%, dan pada siklus II memberikan nilai sebesar 84%, nilai yang mencapai nilai maksimumnya