Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan terhadap kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta total digestible nutrient pada tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari T1= 5 cm dari atas permukaan tanah, T2= 10 cm dari atas permukaan tanah, T3= 15 cm dari atas permukaan tanah, T4= 20 cm dari atas permukaan tanah, T5= 25 cm dari atas permukaan tanah. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta TDN. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova. Rata-rata nilai nilai kecernaan in vitro bahan kering tertinggi pada perlakuan T1= 73, 71% kecernaan bahan organik T1= 74,10% , dan TDN T2=67,73% . Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tinggi pemotongan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta Total Digestible Nutrient rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Berdasarkan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa tinggi pemotongan pada T2 merupakan perlakuan yang menghasilkan total kecernaan nutrisi terbaik pada rumput gajah mini.
Copyrights © 2025