Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi parasosial dengan influencer Islami terhadap perilaku belajar siswa dalam konteks pendidikan Islam. Interaksi parasosial merujuk pada hubungan satu arah yang terjadi antara siswa dan figur publik, dalam hal ini influencer Islami, melalui media sosial. Influencer Islami memainkan peran penting dalam membentuk motivasi belajar, karakter, dan pengetahuan siswa melalui konten edukatif yang mereka bagikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui wawancara mendalam dan kuesioner yang disebarkan kepada siswa yang mengikuti influencer Islami di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi parasosial dengan influencer Islami berpengaruh positif terhadap perilaku belajar siswa. Siswa yang mengikuti influencer Islami cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, meningkatkan disiplin dalam mengatur waktu belajar, serta lebih terbuka terhadap metode pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, influencer Islami juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai Islami seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran, yang turut membentuk karakter siswa. Konten Islami yang disampaikan oleh influencer juga membantu siswa memperluas pengetahuan agama mereka dan melihat pendidikan sebagai bagian dari perjalanan spiritual yang lebih besar. Namun, terdapat tantangan dalam mengelola pengaruh ini, terutama terkait dengan kualitas konten yang tidak selalu sesuai dengan ajaran Islam yang benar dan potensi distraksi dari konten lain yang tidak relevan. Untuk memaksimalkan dampak positif, manajemen pendidikan Islam perlu mengembangkan kebijakan yang mendukung penggunaan media sosial secara bijak, serta meningkatkan literasi digital siswa dan orang tua agar dapat memilih konten yang bermanfaat.
Copyrights © 2025