Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan supportive, achievement-oriented, dan participative terhadap employee performance, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Organizational Citizenship Behavior (OCB), dalam konteks digitalisasi pemerintahan di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal-prediktif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 110 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan achievement-oriented berpengaruh signifikan terhadap OCB, sementara gaya kepemimpinan supportive dan participative tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap OCB. OCB terbukti berpengaruh positif terhadap employee performance dan memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan achievement-oriented dengan employee performance. Namun, tidak ditemukan pengaruh signifikan dari gaya kepemimpinan supportive dan participative terhadap employee performance, baik secara langsung maupun melalui OCB. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam lingkungan birokrasi pemerintah, gaya kepemimpinan yang menekankan pencapaian lebih relevan untuk mendorong perilaku kerja ekstra (OCB) dan peningkatan kinerja, dibandingkan gaya yang berfokus pada dukungan emosional atau partisipasi.
Copyrights © 2025