Kebijakan pengembangan pariwisata merupakan upaya penting dalam meningkatkan daya tarik suatu wilayah, salah satunya melalui penyelenggaraan event internasional Aquabike Jetski World Championship di Desa Tongging, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang digagas oleh pemerintah bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Event ini bertujuan untuk memperkenalkan Tongging sebagai destinasi sport tourism serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan BPODT, pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan teori efektivitas Steers (1997) yang mencakup indikator produktivitas, adaptabilitas, pengembangan, kepuasan kerja, stabilitas, dan integrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini cukup efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, citra pariwisata, dan pembangunan infrastruktur. Namun demikian, masih diperlukan upaya lanjutan agar manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara lebih merata serta berkelanjutan oleh seluruh masyarakat Desa Tongging.
Copyrights © 2026