Latar Belakang: Perawat di Rumah Sakit Risa Sentra Medika Mataram mengalami keterlambatan tinggi (44,2%) akibat work life balance buruk dari shift panjang dan stres emosional, serta motivasi kerja rendah karena pengakuan minim, yang memengaruhi kepuasan kerja dan kualitas pelayanan pasien. Tujuan: Penelitian ini menganalisis pengaruh work life balance dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja perawat. Jenis dan Metode Penelitian: Kuantitatif asosiatif-kausal menggunakan data survei dianalisis regresi linier berganda. Populasi dan Sampel: Sensus 52 perawat aktif (75% perempuan, mayoritas usia 20-40 tahun, pendidikan D3/S1). Instrumen dan Teknik Analisis Data: Kuesioner daring skala Likert (validitas r > 0,2732; Cronbach's α > 0,60); SPSS untuk uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), regresi, uji F, t, dan R². Hasil: Work life balance (rata-rata 4,13, "tinggi") berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja (β=0,118, t=2,421, p=0,019); motivasi kerja (rata-rata 4,22, "sangat tinggi") lebih kuat (β=0,544, t=10,526, p<0,001). Secara simultan menjelaskan 69,8% variasi (R²=0,698). Kesimpulan: Kedua variabel secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja; manajemen disarankan terapkan shift fleksibel dan program pengakuan untuk tingkatkan retensi dan kualitas pelayanan.
Copyrights © 2026