Institusi pendidikan tinggi menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola limbah organik. Studi ini mengevaluasi proyek percontohan budidaya larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi ekonomi sirkular di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Menggunakan pendekatan metode campuran konvergen paralel, penelitian ini menggabungkan data operasional kuantitatif dengan analisis pemangku kepentingan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa sistem mencapai indeks pengurangan limbah sebesar 90,07%, dengan pemrosesan limbah organik hingga 1,57 ton per bulan secara konsisten. Efisiensi produksi meningkat secara signifikan, dengan Rasio Konversi Pakan (FCR) turun dari 19,9:1 menjadi 2,7:1 dalam tiga bulan. Secara finansial, proyek ini mencapai kemandirian dalam pembibitan, dan menghilangkan biaya benih. Penelitian ini menyediakan peta jalan strategis untuk mengintegrasikan teknologi biokonversi ke dalam kebijakan pengelolaan limbah institusional.
Copyrights © 2026