Festival budaya merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan nilai, identitas, serta citra suatu komunitas kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi budaya dalam Festival Karnaval Nuzulul Qur’an serta perannya dalam pembentukan citra Desa Seri Tanjung di Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur pemerintah desa, tokoh agama, ketua pelaksana festival, perwakilan pemuda, dan masyarakat desa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi budaya dalam Festival Karnaval Nuzulul Qur’an berlangsung secara terencana, partisipatif, dan dialogis melalui proses musyawarah desa, penggunaan simbol-simbol keagamaan, serta keterlibatan aktif masyarakat. Komunikasi budaya tersebut berperan penting dalam membentuk citra Desa Seri Tanjung sebagai desa religius dan berbudaya, yang tercermin dari konsistensi penyelenggaraan festival, kuatnya representasi nilai-nilai Islam, serta meningkatnya pengakuan sosial dari masyarakat luar desa.
Copyrights © 2026