Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat dan berkaitan erat dengan indeks massa tubuh. Indeks Massa Tubuh (IMT) sering digunakan sebagai indikator status gizi dan diketahui berhubungan dengan resistensi insulin serta peningkatan kadar glukosa darah. Mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 75 pasien DM tipe 2 dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan metode systematic random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan untuk menentukan IMT, serta pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan GDS dengan nilai p = 0,003 (p < 0,05) dan koefisien korelasi r = 0,339 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Semakin tinggi IMT, semakin tinggi pula kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2. Berat badan yang diukur melalui IMT berhubungan secara signifikan dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2. Pengendalian berat badan melalui pengaturan pola makan dan gaya hidup sehat penting untuk membantu pengendalian glukosa darah.
Copyrights © 2026