Pemahaman konsep matematika merupakan kemampuan mendasar yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa. Namun demikian, tingkat pemahaman siswa masih tergolong rendah karena proses pembelajaran belum sepenuhnya mengakomodasi perbedaan karakteristik individu. Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul dipandang sebagai salah satu alternatif yang berorientasi pada kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 5 Singaraja tahun ajaran 2025/2026, dengan jumlah populasi sebanyak 298 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain posttest-only control group. Berdasarkan hasil pengundian, kelas IX A yang terdiri atas 29 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul, sedangkan kelas IX B yang berjumlah 30 siswa menjadi kelas kontrol dengan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test kelas eksperimen sebesar 83,86, sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata 68,20. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05 menghasilkan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2026