Tekken: Bloodline menghadirkan narasi visual yang kompleks mengenai perjalanan karakter Jin Kazama, yang tidak hanya disampaikan melalui dialog tetapi juga melalui elemen-elemen desain visual yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi arketipe Jin Kazama dari seorang Hero menjadi Shadow melalui perspektif visual storytelling. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori narasi visual dan psikologi arketipe Carl Jung, penelitian ini membedah bagaimana elemen visual seperti pencahayaan, ekspresi wajah, dan simbolisme warna membangun struktur naratif karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi Jin Kazama mengikuti pola narasi visual yang terstruktur dari fase equilibrium yang damai menuju krisis trauma di mana perubahan estetika visualnya menandai runtuhnya moralitas "Hero" dan kebangkitan sisi "Shadow". Studi ini menyimpulkan bahwa visual storytelling dalam anime ini berfungsi efektif sebagai teks naratif yang memvalidasi perubahan psikologis karakter, memicu respons emosional penonton, dan memperdalam pemahaman akan konflik internal Jin Kazama tanpa bergantung sepenuhnya pada narasi verbal.
Copyrights © 2026