Keterampilan berbicara sangatlah menjadi polemik dalam dunia pendidikan. Teknik untuk melakukan proses berbicara di tingkat sekolah dasar masih belum sesuai dengan kaidahnya, masih banyak peserta didik dalam proses berbicara yang menyampaikan gagasan belum lancar dan jelas, serta sikap dan Fokus pada pembicaraan tidak terlihat dalam proses berbicara. Hal ini berdampak kepada teknik berbicara peserta didik terhadap keterampilan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara dengan teknik yang benar melalui Sistem Therapy Doll (SPIDOL) pada peserta didik kelas V. Penelitian dilaksanakan di SDN 81/II Cadika Kec.Bungo, melibatkan 18 orang peserta didik terdiri atas 12 orang laki-laki dan 8 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Arikunto yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh daya serap individual 40.80% dan ketuntasan belajar klasikal 24.01%. Dan terjadi peningkatan pada siklus II dengan perolehan daya serap klasikal 70.40% sedangkan ketuntasan belajar klasikal 70.27%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik keterampilan berbicara melalui sistem therapy doll (SPIDOL) di kelas V Sekolah Dasar.
Copyrights © 2025