Pendahuluan: Pemberdayaan perempuan selama kehamilan merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal yang berorientasi pada woman-centered care, namun berbagai hambatan seperti keterbatasan akses informasi, literasi kesehatan yang rendah, serta ketimpangan digital masih mengurangi kapasitas perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan kesehatan. Seiring meningkatnya penggunaan intervensi kesehatan digital seperti mobile health, telekonsultasi, dan edukasi berbasis SMS, diperlukan pemetaan bukti ilmiah yang dapat menjelaskan sejauh mana teknologi ini berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dalam pelayanan antenatal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memetakan bentuk, jenis, dan efektivitas intervensi kesehatan digital dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan selama kehamilan. Metode: Scoping review ini menggunakan pedoman PRISMA-ScR dengan pendekatan Population Concept Context (PCC). Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, Scopus, ScienceDirect, DOAJ, dan Google Scholar dengan publikasi antara tahun 2020–2025, dilanjutkan dengan seleksi judul, abstrak, dan telaah teks penuh. Hasil: Ditemukan bahwa ada sekitar 880 artikel dalam jurnal penelitian yang berkaitan dengan tema tersebut. sebanyak 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi digital terutama aplikasi mHealth, SMS edukatif, dan layanan telekonsultasi secara konsisten meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan literasi kesehatan maternal, penguatan otonomi pengambilan keputusan, dan peningkatan keterlibatan digital dalam pelayanan antenatal. Kesimpulan: Integrasi intervensi kesehatan digital ke dalam pelayanan antenatal berpotensi memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendukung kualitas layanan maternal yang lebih responsif dan berpusat pada perempuan
Copyrights © 2026