Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Intervensi Kesehatan Digital untuk Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan dalam Pelayanan Antenatal: Scoping Review Nina Surya Fitri Yanti; Evi Kristina; Siska Desta Roza; Novvi Karlina; Setia Nisa; Welly Handayani; Resi Citra M; Yohana Suganda
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54342

Abstract

Pendahuluan: Pemberdayaan perempuan selama kehamilan merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal yang berorientasi pada woman-centered care, namun berbagai hambatan seperti keterbatasan akses informasi, literasi kesehatan yang rendah, serta ketimpangan digital masih mengurangi kapasitas perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan kesehatan. Seiring meningkatnya penggunaan intervensi kesehatan digital seperti mobile health, telekonsultasi, dan edukasi berbasis SMS, diperlukan pemetaan bukti ilmiah yang dapat menjelaskan sejauh mana teknologi ini berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dalam pelayanan antenatal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memetakan bentuk, jenis, dan efektivitas intervensi kesehatan digital dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan selama kehamilan. Metode: Scoping review ini menggunakan pedoman PRISMA-ScR dengan pendekatan Population Concept Context (PCC). Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, Scopus, ScienceDirect, DOAJ, dan Google Scholar dengan publikasi antara tahun 2020–2025, dilanjutkan dengan seleksi judul, abstrak, dan telaah teks penuh. Hasil: Ditemukan bahwa ada sekitar 880 artikel dalam jurnal penelitian yang berkaitan dengan tema tersebut. sebanyak 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi digital terutama aplikasi mHealth, SMS edukatif, dan layanan telekonsultasi secara konsisten meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan literasi kesehatan maternal, penguatan otonomi pengambilan keputusan, dan peningkatan keterlibatan digital dalam pelayanan antenatal. Kesimpulan: Integrasi intervensi kesehatan digital ke dalam pelayanan antenatal berpotensi memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendukung kualitas layanan maternal yang lebih responsif dan berpusat pada perempuan
Peran Pengetahuan dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Deteksi Dini Risiko Kehamilan: Tinjauan Literatur Nina Surya Fitri Yanti; Gunavathy Selvarajh; Herma Yesti; Lili Fitriati Rahmah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4507

Abstract

This study aims to analyze the role of maternal knowledge and empowerment in the early detection of pregnancy risks through a literature review. Early detection of pregnancy-related risks is essential to prevent maternal and neonatal complications. In addition to antenatal care services, individual factors such as maternal knowledge and empowerment play an important role in improving the ability to recognize danger signs during pregnancy. This study employed a literature review method by searching articles from Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect within the period of 2015–2025. The findings indicate that maternal knowledge is associated with the ability to identify pregnancy danger signs, while empowerment contributes to health-related decision-making. Family and community support further strengthen the implementation of health behaviors. It can be concluded that improving maternal knowledge and empowerment is a key strategy in optimizing the early detection of pregnancy risks
Pengenalan Risiko, Pengambilan Keputusan, dan Pencarian Pertolongan selama Kehamilan: Scoping Review Nina Surya Fitri Yanti; Lili Fitriati Rahmah; Ririn; Nurul Badriyah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 2 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i2.4981

Abstract

Kehamilan memerlukan kemampuan perempuan untuk mengenali perubahan kondisi kesehatan, memahami risiko, mengambil keputusan, mempersiapkan tindakan, dan mencari pertolongan. Namun, bukti mengenai proses tersebut masih terfragmentasi di domain tertentu. Memetakan bukti penelitian mengenai kapasitas perempuan dalam merespons risiko selama kehamilan, meliputi pengenalan risiko, pengambilan keputusan, kesiapan menghadapi komplikasi, dan pencarian pertolongan. Scoping review dilakukan berdasarkan metodologi Joanna Briggs Institute dan dilaporkan mengikuti PRISMA-ScR. Pencarian dilakukan pada PubMed/MEDLINE, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap penelitian tahun 2020–2025. Data dari studi yang memenuhi kriteria inklusi dipetakan secara deskriptif dan tematik berdasarkan empat domain utama. Sebanyak 796 record teridentifikasi , terdiri atas 768 record dari empat database dan 28 record dari penelusuran referensi dan sitasi. Setelah penghapusan duplikasi dan proses skrining , 90 artikel diperiksa dalam tahap full-text dan 20 studi (2,5% dari seluruh record yang teridentifikasi) memenuhi kriteria inklusi . Studi yang diikutsertakan didominasi oleh penelitian cross-sectional dan dilakukan terutama di Afrika, khususnya Ethiopia. Risk recognition merupakan domain yang paling banyak dikaji. Pendidikan, informasi, kunjungan ANC, pengalaman kehamilan, dan akses pelayanan berkaitan dengan kemampuan mengenali risiko. Kesiapan menghadapi komplikasi dipengaruhi oleh pengetahuan, perencanaan transportasi dan biaya, pemilihan fasilitas, serta dukungan keluarga. Bukti mengenai decision-making dan help-seeking lebih terbatas dan menunjukkan pengaruh otonomi, dukungan sosial, kondisi ekonomi, jarak, transportasi, dan akses pelayanan. Respons perempuan terhadap risiko kehamilan bersifat multidimensional dan mencakup proses mengenali, menilai, memutuskan, mempersiapkan, serta mencari pertolongan. Penguatan ANC perlu mendukung keseluruhan proses tersebut