Bullying di lingkungan sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Di Indonesia, siswa mengalami bullying di sekolah, dengan bullying fisik mencapai 55,5%, bullying verbal 29,3%, dan bullying sosial 15,2%. Kondisi ini menegaskan pentingnya peran perawat anak dalam upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi berbasis video animasi terhadap tindakan dan sikap bullying pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pretest–posttest control group, dengan sampel pada kedua kelompok masing-masing 20 siswa. Kelompok intervensi memperoleh edukasi video animasi berdurasi ±5 menit, sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa kuesioner tindakan dan sikap bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, bullying verbal dan sosial yang dominan. Setelah intervensi, skor Tindakan pada kelompok intervensi menurun menjadi 66,90, lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol 71,65, sedangkan skor sikap menurun menjadi 31,80 dibandingkan 44,85 (p<0,05). Nilai Cohen’s d pada tindakan sebesar 1,3529 dan pada sikap sebesar 0,9677 menunjukkan efek yang besar. Disimpulkan bahwa edukasi video animasi berpengaruh signifikan dan kuat dalam menurunkan tindakan serta membentuk sikap menolak bullying pada anak usia sekolah dan direkomendasikan diberikan secara berkala.Kata Kunci: Bullying, Edukasi, Sikap, Tindakan, Usia Sekolah, Video Animasi
Copyrights © 2026