Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana likuiditas, intensitas persediaan, dan kepemilikan manajerial dapat mempengaruhi agresivitas pajak. Data sekunder berupa laporan keuangan (annual report) yang diakses melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) digunakan dalam analisis kuantitatif ini. Populasi penelitian ini adalah perusahaan Concumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2022 sampai 2024. Sampel sebanyak 30 perusahaan dengan 90 data diperoleh menggunakan metode purposive sampling dengan tiga kriteria penelitian yang telah ditentukan sebelumnya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan IBM SPSS 31. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negative signifikan, intensitas persediaan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, dan kepemilikan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap agresivitas pajak. Serta likuiditas, intensitas persediaan, dan kepemilikan manajerial secara simultan dapat mempengaruhi agresivitas pajak.
Copyrights © 2025