Fesyen merupakan penampilan seseorang pada fungsi pakaian sebagai kebutuhan. Pada saat ini dalam memasarkan produk fesyen sudah banyak menggunakan media online salah satunya platform Instragram. Yang memudahkan konsumen untuk leluasa menelusuri informasi, termasuk mengikuti tren pada saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand ambassador dan content marketing terhadap minat beli produk fesyen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proporsional stratified random sampling, dengan jumlah sampel 343 sebagai responden. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan skala interval. Teknik analsis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji asumsi klasik, koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, regresi linear berganda, dan uji hipotesis simultan (uji F) dan secara parsial (uji T). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa brand ambassador dan content marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk fesyen. Hal ini dibuktikan oleh nilai F hitung lebih besar dari F tabel. Secara parsial brand ambassador berpengaruh signifikan terhadap minat beli, hal ini dibuktikan oleh T hitung lebih besar dari T tabel. Kemudian content marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli, hal inipun dibuktikan dengan peroleh T hitung lebih besar dari T tabel dengan taraf signifikan 0,05.
Copyrights © 2025