Background:: Breast cancer is a leading cause of morbidity and mortality in women. A protective factor against breast cancer is adequate breastfeeding. However, many women who have breastfed for less than two years still do not understand the potential health risks. Purpose: To increase women's awareness and knowledge of the breast cancer risks associated with breastfeeding for less than two years. Method: This community service activity was carried out on Saturday, December 10, 2025, at 09.00–11.30 WIB at the Melati Integrated Health Post, Air Kepala Tujuh Village, Gerunggang District, Pangkalpinang, Bangka Belitung Islands. The target group of this activity was a group of mothers who were breastfeeding or who had a history of breastfeeding for less than two years. Using a purposive sampling technique based on suitability criteria, 30 respondents were obtained, consisting of breastfeeding mothers and mothers with a history of breastfeeding for less than two years. The implementation of health education was carried out through direct, communicative and interactive counseling with powerpoint presentation media. The material included the definition of breast cancer, risk factors, duration of breastfeeding related to risks, benefits of long-term breastfeeding, and early detection efforts, especially breast self-examination. The instrument to measure the level of knowledge and understanding of respondents used a questionnaire and the evaluation of the activity was carried out descriptively by comparing the assessment of knowledge and awareness of respondents before the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Results: The average age of respondents was 29.14 years with a standard deviation of ±2.64 years. The majority of respondents (19 respondents) were between the ages of 26 and 29. 46.7% were housewives, the majority (60.0%) were elementary school graduates, and most (21 respondents) had one child. There was an increase in the average knowledge score of respondents from 56 points before the educational activity (pre-test) to 82 points after the educational activity (post-test). Conclusion: Direct, communicative, and interactive health education regarding breast cancer, risk factors, and breastfeeding duration has proven effective in increasing awareness and understanding of the importance of early detection and preventive behaviors as an effort to prevent breast cancer. Mothers' behavior of breastfeeding their babies for a longer period has a protective effect against breast cancer risk. Suggestion: Continuous strengthening of community-based health education is needed to ensure wider dissemination of information about the long-term benefits of breastfeeding and the importance of early breast cancer detection and foster sustainable health behaviors. Educational materials on the importance of early breast cancer risk detection are also recommended for integration into health worker programs for premarital adolescents, maternal and child health, and the broader community. Keywords: Breast cancer; Breastfeeding; Early detection; Health education; Prevention Pendahuluan: Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan. Salah satu faktor protektif terhadap kanker payudara adalah pemberian ASI dalam jangka waktu yang cukup. Namun, masih banyak perempuan yang memiliki riwayat menyusui kurang dari dua tahun dan belum memahami risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan. Tujuan: Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan perempuan mengenai risiko kanker payudara yang berkaitan dengan riwayat menyusui kurang dari dua tahun. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Desember 2025, pukul 09.00–11.30 WIB di Posyandu Melati, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok ibu yang sedang menyusui maupun yang memiliki riwayat menyusui kurang dari dua tahun. Dengan teknik purposive sampling berdasarkan kesesuaian kriteria mendapatkan 30 orang responden yang terdiri dari ibu menyusui dan ibu dengan riwayat menyusui kurang dari dua tahun. Pelaksanaan edukasi kesehatan dilakukan melalui penyuluhan langsung, komunikatif dan interaktif dengan media presentasi powerpoint. Materi mencakup pengertian kanker payudara, faktor risiko, durasi menyusui terkait risiko, manfaat menyusui jangka panjang, serta upaya deteksi dini, khususnya pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Instrumen untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pemahaman responden menggunakan kuesioner dan evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan penilaian pengetahuan dan kesadaran responden sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan sesudah kegiatan edukasi (post-test). Hasil: Menunjukkan bahwa rata-rata usia responden berada di usia 29.14 tahun dengan standar deviasi ±2.64 tahun dan sebagian besar responden berada di rentang usia 26-29 tahun yaitu sebanyak 19 orang (63.3%). Sebesar 46.7% responden adalah sebagai IRT, mayoritas tingkat pendidikan responden adalah lulusan SD-SMP yaitu sebesar 60.0% dan sebagian besar responden memiliki 1 anak yaitu sebanyak 21 orang (70.0%). Terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan responden dari sebelum kegiatan edukasi (pre-test) adalah 56 poin dan menjadi 82 poin sesudah kegiatan edukasi (post-test). Simpulan: Penyuluhan kesehatan secara langsung, komunikatif dan interaktif mengenai pengertian kanker payudara, faktor risiko, dan durasi menyusui terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap pentingnya deteksi dini dan perilaku preventif sebagai upaya pencegahan kanker payudara. Perilaku ibu dengan menyusui bayinya dalam jangka waktu lebih lama memberikan efek protektif terhadap risiko kanker payudara. Saran: Diperlukan penguatan edukasi kesehatan berbasis komunitas secara berkesinambungan agar informasi mengenai manfaat menyusui jangka panjang dan pentingnya deteksi dini kanker payudara lebih luas tersosialisasi serta membentuk perilaku kesehatan yang berkelanjutan. Diharapkan juga untuk mengintegrasikan materi edukasi tentang pentingnya deteksi dini risiko kanker payudara ke dalam program kegiatan tenaga kesehatan pada remaja pranikah, kesehatan ibu dan anak, dan komunitas yang lebih luas.
Copyrights © 2026