Desa Pagerwangi, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal memiliki potensi pertanian padi yang cukup besar, namun belum didukung oleh sistem irigasi tersier yang memadai. Kondisi saluran irigasi yang kurang optimal menyebabkan distribusi air tidak merata, terutama pada musim kemarau, sehingga berdampak pada penurunan produktivitas pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyusun perencanaan infrastruktur irigasi tersier sebagai upaya mendukung peningkatan produksi pangan di Desa Pagerwangi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, perhitungan kebutuhan air irigasi tanaman padi, perencanaan dimensi saluran irigasi tersier, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil perencanaan menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi untuk lahan sawah seluas 50,77 hektar sebesar 0,087 m³/detik. Dimensi saluran irigasi tersier yang direkomendasikan memiliki lebar 0,60–0,80 meter dan tinggi 0,60 meter, dengan kapasitas saluran yang dinilai aman untuk menampung debit rencana. Estimasi biaya pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang 70 meter sebesar Rp100.743.000,00. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam pengembangan infrastruktur irigasi yang efektif dan efisien, serta berkontribusi terhadap peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani.
Copyrights © 2026