Pendidikan Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan berpikir dan identitas kebahasaan peserta didik. Namun, pembelajaran Bahasa Indonesia masih cenderung berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis bahasa dan kurang mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata peserta didik. Kondisi tersebut menyebabkan potensi bahasa sebagai sarana penguatan daya nalar dan pembentukan identitas kebahasaan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan Bahasa Indonesia kontekstual dalam menguatkan daya nalar dan identitas kebahasaan peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan, meliputi buku dan artikel ilmiah yang membahas pembelajaran Bahasa Indonesia, pendekatan kontekstual, daya nalar, dan identitas kebahasaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Bahasa Indonesia kontekstual mampu mendorong proses berpikir kritis melalui penggunaan bahasa yang terhubung dengan pengalaman sosial dan budaya peserta didik. Selain itu, pendekatan kontekstual juga berperan dalam menumbuhkan kesadaran identitas kebahasaan secara reflektif dan bermakna. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguatan daya nalar dan identitas kebahasaan dapat dicapai secara simultan melalui pendidikan Bahasa Indonesia kontekstual. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kerangka konseptual pembelajaran Bahasa Indonesia yang integratif dan berorientasi pada pembentukan nalar serta jati diri kebahasaan peserta didik.
Copyrights © 2025