Latar Belakang : Kematian ibu masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius dan sebagian besar dapat dicegah melalui deteksi dini serta penanganan kehamilan berisiko secara berkesinambungan. Di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, terjadi peningkatan kasus kehamilan berisiko tinggi, sementara keterlibatan masyarakat dalam pemantauan ibu hamil masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Perempuan Bundo Kanduang dalam pelaksanaan continuity of care pada ibu hamil berisiko tinggi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan manajemen berbasis siklus aksi empat langkah. Metode: Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi pelatihan kelas, simulasi, dan pendampingan lapangan, serta fasilitasi jejaring lintas sektor dengan Puskesmas, RS PONEK, PMI, dan pemerintah setempat, termasuk pembentukan kelompok pendonor darah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan peran kader. Hasil: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 12 November 2025, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 41,1% menjadi 88,23%, peningkatan sikap positif dari 41,17% menjadi 82,35%, serta peningkatan peran kader dalam penanganan komplikasi dan kegawatdaruratan obstetri dari 33,3% menjadi 73,3%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kelompok perempuan berbasis masyarakat efektif dalam mendukung pelaksanaan continuity of care pada ibu hamil berisiko tinggi.
Copyrights © 2025