Serat kulit jagung memiliki nilai ekonomis yang tinggi, mudah didapat, dan dapat terdegradasi secara alami, berpotensi sebagai serat penguat komposit, sehingga mengatasi masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah serat alami dapat digunakan sebagai pengganti serat sintetis pada fiberglass dan untuk menentukan massa serat alami yang tepat untuk menghasilkan fiberglass yang paling kuat. Metode yang digunakan adalah membuat fiberglass dengan mencampur resin dan katalis dalam mangkuk, diaduk hingga homogen. Kemudian, pengujian untuk kekuatan putus, kekuatan lentur, dan pengujian lainnya dilakukan. Hasil penelitian ini, termasuk uji bentuk dan penampilan, menunjukkan bahwa setiap lembar fiberglass memiliki ujung potong yang lurus dan rata dan permukaan yang halus, tidak menunjukkan retakan atau cacat lainnya. Pengukuran dimensi optimal adalah 10,1 mm. Uji kekuatan lentur optimal adalah 3,025 MPa. Dalam uji kekuatan putus, hasil optimal adalah 0,356 j/mm2.
Copyrights © 2025