Sekolah Minggu Buddha (SMB) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai ajaran Buddha sejak usia dini. Namun, hingga saat ini masih ditemukan keterbatasan bahan ajar yang terstruktur dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran di SMB belum berjalan secara optimal, terutama bagi pembina yang belum memiliki pengalaman mengajar yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Sekolah Minggu Buddha berbasis cerita Jataka yang dilengkapi dengan aktivitas pembelajaran menyenangkan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, serta validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan dinilai layak oleh ahli materi, bahasa, dan media. Uji validitas isi menggunakan indeks Aiken menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,58 yang berada pada kategori memadai. Dengan demikian, buku ajar berbasis cerita Jataka ini dapat digunakan sebagai sumber belajar alternatif yang berpotensi meningkatkan kualitas dan daya tarik pembelajaran agama Buddha bagi anak-anak di Sekolah Minggu Buddha.
Copyrights © 2026