Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi remaja dalam pemertahanan identitas budaya melalui penggunaan bahasa lokal di Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Fokus penelitian diarahkan pada keterlibatan remaja dalam praktik berbahasa sehari-hari, tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan bahasa lokal, serta peran bahasa lokal sebagai simbol identitas budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan remaja, orang tua, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja masih aktif menggunakan bahasa lokal dalam interaksi keluarga dan masyarakat, sehingga berkontribusi terhadap pemertahanan nilai budaya dan identitas kolektif. Namun, pengaruh globalisasi dan media digital menjadi tantangan utama dalam pemertahanan bahasa lokal. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial berperan penting dalam menjaga keberlangsungan penggunaan bahasa lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif remaja merupakan faktor kunci dalam pemertahanan identitas budaya berbasis bahasa lokal.
Copyrights © 2026